Jumat, 25 November 2011

Tugas Sosiologi Terapan

PASAR MALAM
Fenomena Hiburan Rakyat di Tengah Arus Modernisasi
Pasar malam, atau sering juga disebut dengan komedi putar adalah salah satu hiburan rakyat asli dari Indonesia. Pasar malam merupakan suatu komunitas penjual jasa hiburan yang mengadopsi dari sirkus ataupun parade.  Dikatakan mengadopsi karena di dalam pasar malam tersebut terdapat berbagai macam wahana permainan anak-anak yang mungkin sudah sangat terkenal dan fenomenal, misalnya wahana kincir angin, permainan wahana ombak, kereta deret, rumah hantu, pesawat terbang, atraksi motor gila atau yang lebih dikenal dengan sebutan tong setan, wahana komedi putar ataupun wahana permainan yang lainnya. Kesemua wahana permainan tersebut sudah sangat familiar di dalam kehidupan masyarakat kita. Di sana juga terdapat berbagai macam stand-stand yang menjual berbagai macam barang dagangan, mulai dari pakaian, sepatu, pernak-pernik, makanan, mainan anak-anak, buku dan lain-lain. Di sini, semua masyarakat adri berbagai golongan, berbagai usia dan jenis kelamin, tumpah ruah ikut menikmati semua wahana permainan di dalam pasar malam tersebut.
Pasar malam merupakan pusat hiburan masyarakat kelas menengah ke bawah, dikarenakan biaya untuk menikmati semua wahana dalam pasar malam tersebut mampu dijangkau oleh kedua kalangan tersebut. Akan tetapi, masyarakat dari kalangan atas tak jarang pula ikut menikmati wahana dalam pasar malam tersebut. Sehingga di sana terjadi semacam civic relationship, hubungan yang terjadi antara masyarakat kelas menengah dengan masyarakat kelas bawah, dengan kelas atas ataupun sebaliknya. Sehingga di sini terjadi semacam integrasi sosial antara ketiga kelas tersebut. Mereka menikmati hiburan yang disuguhkan di arena pasar malam tersebut dengan penuh suka cita. Di dalam pasar malam tersebut, menawarkan suatu suguhan menarik yang bisa dikatakan jarang dinikmati oleh masyarakat kelas sosial bawah. Berbagai macam stand penjualan yang menawarkan harga yang sangat bersahabat dengan ukuran kantong masyarakat kelas menengah kebawah. Di sini kemudian dikatakan bahwa pasar malam tersebut tak ubahnya tempat hiburan kelas menengah ke bawah. Tetapi, realita inilah yang menjadikan pasar malam sangat popular di tengah kehidupan masyarakat Indonesia. Pasar malam menjadikan hiburan dan refresing tak hanya menjadi konsumsi masyarakat kelas menengah ke atas.
Dari sini kemudian timbul berbagai macam pertanyaan yang menyangkut dengan kajian ini, seperti :
1        Apa yang menjadikan pasar malam ini menjadi sangat popular dan familiar di kalangan kehidupan masyarakat Indonesia ini?
2         Kapan tepatnya diadakannya pasar malam ini dan kemudian dimana tempatnya?
3         Mengapa masyarakat lebih tertarik dengan keberadaan pasar malam tersebut daripada permainan-permainan modern yang terdapat di berbagai pusat-pusat perbelanjaan?
4         Bagaimana peran dari pemerintah untuk ikut membantu melestarikan keberadaan pasar malam ini di tengah ancaman arus modernisasi?
Dari beberapa pertanyaan yang timbul tersebut, mungkin juga terdapat berbagai macam teori sosial yang mampu untuk mengungkapkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Salah satunya yaitu sosiologi ekonomi, dimana konsumsi dan gaya hidup pada masyarakat kelas menengah ke bawah menuntut hiburan yang dirasa cukup dengan keadaan ekonomi mereka. Dengan kata lain, mereka menjadikan hiburan pasar malam ini pilihan alternative untuk memenuhi kebutuhan hiburan mereka.
Apa yang menjadikan pasar malam ini menjadi sangat popular dan familiar di kalangan kehidupan masyarakat Indonesia ini?
Jawabannya adalah bahwa pasar malam ini sangat bersahabat dengan masyarakat kelas mengengah ke bawah seperti mayoritas penduduk Indonesia. Para penjual jasa hiburan rakyat ini memberikan hiburan yang sangat menarik, di tengah banyaknya wahana-wahana hiburan ataupun permainan yang berasal dari derasnya arus globalisasi yang masuk ke tengah kehidupan masyarakat Indonesia, seperti permainan anak berteknologi tinggi semacam playstation, game online, berbagai macam mainan anak-anak yang berteknologi tinggi seperti robot-robotan, permainan di dalam pusat-pusat perbelanjaan seperti time zone dan lainnya tersebut yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu saja. Ditambah juga, bahwa para penjual jasa hiburan pasar malam itu juga datang dari background kalangan masyarakat menengah ke bawah sehingga mengetahui bagaimana keadaan dari kelas masyarakat yang sejak semula memang menjadi target utama keberadaan arena pasar malam tersebut.
Kapan tepatnya diadakannya pasar malam ini dan kemudian dimana tempatnya?
Arena pasar malam ini biasanya diadakan untuk ikut memeriahkan hari peringatan yang sangat meriah yang diadakan oleh Pemda suatu daerah tertentu atau peringatan Hari penting lainnya. Mereka umumya berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain untuk memenuhi undangan yang menyewa mereka. Misalkan saja untuk acara Sekaten di Jogjakarta ataupun Dugderan di Semarang maupun acara Syawalan di daerah Kaliwungu Kendal, diadakan arena pasar malam ini setelah hari Raya Idul Fitri. Ini menjadikan rutinitas setiap tahunnya dan menjadikan agenda Pemda setempat. Untuk di daerah saya sendiri, yaitu Sukorejo Kendal arena pasar malam rutin diadakan menjelang hari kemerdakan. Biasanya diadakan di bulan Juli dan kemudian diakhiri pertengahan Agustus setelah tanggal 17 Agustus berakhir. Juga menjelang pergantian tahun, juga diadakan pasar malam ini, tetapi dengan skala yang lebih kecil dan tidak semeriah pada bulan-bulan menjelang kemerdekaan tersebut. Dengan kata lain, setiap memasuki bulan-bulan tersebut, menjadikan arena pasar malam sebagai sesuatu yang paling dinanti oleh setiap masyarakat, baik untuk menikmati setiap wahana permainan yang disuguhkan di dalam arena pasar malam tersebut, ataupun masyarakat yang ikut mengais rejeki dengan memanfaatkan keberadaan arena pasar malam tersebut. Seperti para pedagang kaki lima yang mengaku pendapatannya meningkat drastis setiap berjualan di dalam arena pasar malam tersebut, atau bahkan para penjual jasa parkir kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang semalam mampu mencapai omzet bahkan sampai 10x lipat dari hasil jasa parkir di luar arena pasar malam. Apalagi kalau tiba waktu malam Minggu, bisa dikatakan bahwa pengunjung dari pasar malam ini mencapai kenaikan yang sangat signifikan dibandingkan dengan malam-malam selain malam minggu tersebut. Ini dikarenakan masyarakat suka melepaskan penat setelah 6 hari menjalani rutinitas bekerja dan memilih malam minggu sebagai sarana rekreasi dan berkumpul dengan keluarga dan sanak family.
Mengapa masyarakat lebih tertarik dengan keberadaan pasar malam tersebut daripada permainan-permainan modern yang terdapat di berbagai pusat-pusat perbelanjaan?

Mungkin jawaban dari pertanyaan ini bisa dikatakan relative, yaitu bahwa setiap orang mempunyai pandangan dan jawaban yang berbeda-beda. Tetapi pada umumnya semua orang memberikan argumennya bahwa di arena pasar malam inilah konsumsi dan gaya hidup mereka tentang memilih hiburan berada. Ini dikarenakan bahwa dalam arena pasar malam ini, semua harga yang ditawarkan terbilang sangat bersahabat dengan ukuran ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah. Keadaan ini sangat berbeda jauh bila dibandingkan dengan wahana permainan di pusat-pusat perbelanjaan modern yang pada umumnya terbilang cukup mahal dan dapat dengan cepat menguras kantong masyarakat kelas bawah. Walaupun sering kali masyarakat dari kelas menengah juga menikmati semua arena permainan di pusat-pusat perbelanjaan, tetapi mereka cenderung dengan kompak lebih memilih wahana permainan di arena pasar malam tersebut. Alasan mereka juga sangat beragam, tetapi umumnya mereka menyebutkan factor biaya adalah alasannya.

0 komentar:

Poskan Komentar